Assalamualaikum
ketemu lagi dengan saya dichannel stepandhowto. jadi, kali ini saya memberi sebuah ilmu tentang Input-Output, Operasi Matematika, Pemilihan Kondisi dan Perulangan.
Hasil program diatas juga bersifat dinamis, program diatas hanya akan menampilkan teks "Anda memasukkan Huruf Vokal ..." jika user memasukkan huruf vokal (a, i, u, e, o).
Pengertian Operator Aritmetika
Berikut ini urutan/hirarki operator aritmatika dari urutan tertinggi ke urutan terendah:
Contoh:
Atau kita juga dapat mengabaikan urutan/hirarki operator aritmatika, asal menggunakan tanda kurung, Contoh:
using namespace std;
int main(){
int a, b, c, d;
a = 8 + 4 * 2 / 4;
b = (8 + 4) * 2 / 4;
c = 10 % 3 * 2;
d = 10 % (3 * 2);
cout<<"A = 8 + 4 * 2 / 4"<<endl;
cout<<"B = (8 + 4) * 2 /4"<<endl;
cout<<"C = 10 % 3 * 2"<<endl;
cout<<"D = 10 % (3 * 2)"<<endl;
cout<<"\nHasil dari A = "<<a<<endl;
cout<<"Hasil dari B = "<<b<<endl;
cout<<"Hasil dari C = "<<c<<endl;
cout<<"Hasil dari D = "<<d<<endl;
return 0;
}
Sebelum itu Perkenalkan Nama saya Muhammad Nur Ismail merupakan Mahasiswa Politeknik Negeri Tanah Laut. dalam membuat program ada beberapa hal yang kita perlukan dalam membuat aplikasi. yang utamanya sudah pasti adalah tentang Bahasa Pemograman. dan kali ini saya akan memberikan sedikit materi bahasa pemograman. jadi langsung saja kita masuk kedalam materi.
1. Input - Output
Input dan Output (Masukan dan Keluaran) adalah aktifitas pengguna dengan program pada komputer yang memungkinkan kita memberikan data kedalam program dan program itu juga dapat mengeluarkan data untuk pengguna. Data tersebut dapat berupa text, file, gambar, hardcopy dan lain-lain.
Pada ANSI C, operasi Input Output (IO Dasar pada layar CMD/Terminal) dilakukan dengan menggunakan function yang ada pada pustaka
stdio, beberapa function yang tersedia pada pustaka stdio untuk IO adalah printf, scanf, putchar, puts dan lain-lain.
Dan pada bahasa pemrograman C++, pencipta membuat cara baru untuk melakukan operasi Input dan Output yang bisa dipercaya lebih mudah dari bahasa pemrograman C, fitur Input dan output C++ tidak menggantikan fitur input output pada bahasa C, kita tetap biasa menggunakan fungsi-fungsi input output C di dalam program C++. Operasi Input dan Output dapat kita lakukan dengan menggunakan fungsi-fungsi yang berada pada Stream dan salah satunya ada pada pustaka
iostream.Output (Keluaran)
Output (keluaran) adalah aktifitas program yang mendapatkan perintah untuk memberikan informasi data kepada pengguna (manusia). Data itu biasanya merupakan hasil olahan dari data sebelumnya. Dalam bahasa C++ kita dapat melakukan pengeluaran menggunakan object
cout.
Untuk menggunakan object
cout kita membutuhkan Insertion Operator dengan tanda << di antara object dengan ekspresi.
Jika kita ingin melakukan keluaran (menampilkan) nilai dari suatu variable kita hanya akan membutuhkan identias dari variable tersebut dan jika kita ingin langsung menampilakan sebaris kalimat (string), kita dapat melakukanya dengan menambahkan sepasang tanda petik dua di awal kalimat dan di akhir kalimat.
Contoh Penulisan
1
2
3
4
5
| cout<<variable;//ataucout<<"Hallo Semua";//ataucout<<variable<<" Hallo Semua"; |
Pada pernyataan pertama, pernyataan tersebut akan melakukan keluaran dengan menampilkan nilai dari variable. Pada pernyataan kedua adalah keluaran yang akan menampilkan string
Hallo Semua dan Pada pernyataan ketiga adalah keluaran yang akan menampilkan nilai dari variable dan string Hallo SemuaInput (Masukan)
Input adalah interaksi pengguna (manusia) dengan program, memungkinkan program dapat menerima data atau informasi dari pengguna, dalam bahasa pemrograman C++ kita dapat melakukanya perintah masukan dengan menggunakan object
cin.
Untuk menggunakan cin kita membutuhkan Extraction Operator dengan tanda
>> yang diletakan di antara object cin dan ekspresi.
Sebelum kita mencoba fitur masukan (input) pada C++, kita harus mengetahui bahawa setiap data yang diberikan oleh pengguna akan membutuhkan tempat penyimpanan, pada komputer dinamakan sebagai memori dan memori dapat dipesan dengan menggunakan bahasa pemrograman dengan cara mendirikan variable
Maka data yang diberikan oleh pengguna dalam operasi pemasukan (input) akan disimpan di dalam memori variable yang telah kita dirikan.
Contoh Penulisan
1
| cin>>variable; |
Contoh Program
1
2
3
4
5
6
7
8
9
| #include <iostream>using namespace std;int main ( ) { int x ; cout<<"Masukkan sebuah angka : "; cin>>x; cout<<"Angka yang dimasukkan adalah "<<x<<endl; return 0;} |
Di atas adalah contoh program yang mencontohkan bagaimana penggunaan input output dengan object
cout dan cin. Pada baris ke empat didirikan variable x dengan tipe data integer yang akan berfungsi untuk penyimpanan data masukan dari pengguna program.
Baris selanjutnya adalah contoh penggunan keluaran dengan object
cout mengeluarkan sebuah string dengan kalimat Masukan sebuah angka : .
Baris ke enam adalah contoh penggunaan perintah masukan
cin, masukan dari pengguna akan dimasukan dan disimpan dalam memori variable x.
Dan baris ketujuh adalah penggunaan
cout, menampilkan string dengan kalimat Angka yang dimasukan adalah : dan menampilkan isi dari variable x yang merupakan data yang pengguna masukan pada baris keenam.
Materi Pemilihan Kondisi
Seperti yang sudah kita ketahui, pernyataan percabangan dipakai untuk memecahkan persoalan dengan cara mengambil suatu keputusan dari berbagai pernyataan yang ada. Untuk keperluan pengambilan keputusan, Dev-C++ menyediakan beberapa perintah salah satunya adalah if satu kondisi. Pernyataan if satu kondisi mempunyai pengertian, "Jika kondisi bernilai benar, maka perintah akan dikerjakan dan jika kondisi bernilai salah, maka perintah akan diabaikan".
- Jika kondisi bernilai benar, maka perintah akan dikerjakan.
- Jika kondisi bernilai salah, maka perintah tidak akan dikerjakan
Pengertian tersebut dapat dicerminkan melalui diagram alir berikut ini:
Struktur If Satu Kondisi
Struktur if satu kondisi merupakan struktur yang paling sederhana karena hanya melibatkan sebuah ekspresi yang akan diperiksa.
Bentuk umum dari struktur percabangan if satu kondisi adalah sebagai berikut:
// Jika terdapat lebih dari satu pernyataan / statemen
if (kondisi){
Statemen/Pernyataan;
Statemen/Pernyataan;
}
// Jika hanya terdapat satu statemen
// Dapat ditulis sebagai berikut
if (kondisi) Statemen;
Contoh Program dengan Struktur If Satu Kondisi
Berikut beberapa contoh program yang menerapkan struktur if satu kondisi seperti yang telah kami jelaskan diatas:
#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
int bilangan;
// Memberikan informasi agar user memasukkan
// Sebuah bilangan bulat
cout<<"\t== Program Bilangan Positif ==\n\n";
cout<<"Masukkan bilangan : ";
// Membaca nilai yang dimasukkan dari keyboard
// Dan disimpan ke variabel Bilangan
cin>>bilangan;
// Program ini merupakan contoh if satu kondisi
// Akan menampilkan sebuah teks jika
// Bilangan yang dimasukkan > 0
if(bilangan > 0){
cout<<"\nAnda memasukkan bilangan Positif\n";
cout<<"Bilangan tersebut adalah "<<bilangan;
}
return 0;
}
Hasil program diatas bersifat dinamis, artinya tidak setiap proses eksekusi program akan memberikan hasil yang sama, karena hasilnya tergantung kepada bilangan yang dimasukkan oleh user. namun yang jelas program diatas akan menampilkan teks "Anda memasukkan bilangan Positif ..." jika user memasukkan bilangan yang lebih besar dari nol.
Jika program diatas hanya menggunakan satu statemen, penulisannya dapat dirubah seperti dibawah ini (namu kami lebih menyarankan model penulisan dengan cara diatas / dengan kurung kurawal):
#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
int bilangan;
// Memberikan informasi agar user memasukkan
// Sebuah bilangan bulat
cout<<"\t== Program Bilangan Positif ==\n\n";
cout<<"Masukkan bilangan : ";
// Membaca nilai yang dimasukkan dari keyboard
// Dan disimpan ke variabel Bilangan
cin>>bilangan;
// Program ini merupakan contoh if satu kondisi
// Akan menampilkan sebuah teks jika
// Bilangan yang dimasukkan > 0
if(bilangan > 0)
cout<<"\nAnda memasukkan bilangan Positif\n";
return 0;
}
Kita juga dapat menggunakan operator || dan && dalam menentukan sebuah ekspresi. Berikut ini contoh program yang menginplementasikan hal tersebut.
#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
int bilangan;
cout<<"\t== Program Bilangan 1-10 ==\n\n";
cout<<"Masukkan bilangan : ";
cin>>bilangan;
if(bilangan > 0 && bilangan <= 10){
cout<<"\nAnda memasukkan bilangan 1-10\n";
cout<<"Bilangan tersebut adalah "<<bilangan;
}
return 0;
}
Hasil program diatas bersifat dinamis, artinya tidak setiap proses eksekusi program akan memberikan hasil yang sama, karena hasilnya tergantung kepada bilangan yang dimasukkan oleh user. namun yang jelas program diatas akan menampilkan teks "Anda memasukkan bilangan 1-10 ..." jika user memasukkan bilangan antara 1 sampai 10.
#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
char huruf;
cout<<"\t== Program Huruf Vokal ==\n\n";
cout<<"Masukkan Sebuah Huruf : ";
cin>>huruf;
if((huruf == 'a') || (huruf == 'A') ||
(huruf == 'i') || (huruf == 'I') ||
(huruf == 'u') || (huruf == 'U') ||
(huruf == 'e') || (huruf == 'E') ||
(huruf == 'o') || (huruf == 'O')) {
cout<<"\nAnda memasukkan Huruf Vokal\n";
cout<<"Huruf tersebut adalah "<<huruf;
}
return 0;
}
Hasil program diatas juga bersifat dinamis, program diatas hanya akan menampilkan teks "Anda memasukkan Huruf Vokal ..." jika user memasukkan huruf vokal (a, i, u, e, o).
Pengertian Operator Aritmetika
Operator Aritmatika adalah operator yang digunakan untuk melakukan operasi-operasi aritmatika seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian dan sebagainya. Berdasarkan pengelompokannya operator aritmatika merupakan salah satu dari 4 jenis operator binary.
Adapun yang termasuk dalam operator aritmatika di dalam C++ adalah seperti yang tampak pada tabel dibawah ini, berikut 5 Macam Operator Aritmatika C++:
Adapun yang termasuk dalam operator aritmatika di dalam C++ adalah seperti yang tampak pada tabel dibawah ini, berikut 5 Macam Operator Aritmatika C++:
Operator
|
Jenis Operator
|
Contoh
|
+
|
Penjumlahan
|
5 + 3 = 8
|
-
|
Pengurangan
|
5 – 3 = 2
|
*
|
Perkalian
|
5 * 3 = 15
|
/
|
Pembagian
|
5.0 / 2.0 = 2.5
|
%
|
Sisa Bagi (Modulus)
|
5 % 2 = 1
|
Hierarki Operator Aritmatika
Di dalam suatu ekspresi aritmatika kita seringkali menjumpai beberapa operator aritmatika yang berbeda namun digunakan secara bersamaan. maka eksekusi terhadap ekspresi aritmatika tersebut harus dimulai dari operator yang memiliki hirarki/tingkatan yang tertinggi kemudian ke operator berikutnya yang mempunyai tingkatan yang lebih rendahBerikut ini urutan/hirarki operator aritmatika dari urutan tertinggi ke urutan terendah:
Operator
|
Keterangan
|
* atau / atau %
|
Tingkat Operator Sama (tertinggi), Penggunaan bergantung pada posisinya, urutan sebelah kiri didahulukan kemudian sebelah kanan.
|
+ atau -
|
Tingkat Operator Sama (terendah), Penggunaan bergantung pada posisinya, urutan sebelah kiri didahulukan kemudian sebelah kanan.
|
X = 8 + 4 * 2 / 4
//Langkah perhitungan C++
X = 8 + 4 * 2 / 4
X = 8 + 8 / 4
X = 8 + 2
X = 10
Atau kita juga dapat mengabaikan urutan/hirarki operator aritmatika, asal menggunakan tanda kurung, Contoh:
X = (8 + 4) * 2 / 4#include <iostream>
//Langkah perhitungan C++
X = (8 + 4) * 2 / 4
X = 12 * 2 / 4
X = 24 / 4
X = 6
using namespace std;
int main(){
int a, b, c, d;
a = 8 + 4 * 2 / 4;
b = (8 + 4) * 2 / 4;
c = 10 % 3 * 2;
d = 10 % (3 * 2);
cout<<"A = 8 + 4 * 2 / 4"<<endl;
cout<<"B = (8 + 4) * 2 /4"<<endl;
cout<<"C = 10 % 3 * 2"<<endl;
cout<<"D = 10 % (3 * 2)"<<endl;
cout<<"\nHasil dari A = "<<a<<endl;
cout<<"Hasil dari B = "<<b<<endl;
cout<<"Hasil dari C = "<<c<<endl;
cout<<"Hasil dari D = "<<d<<endl;
return 0;
}
Materi Perulangn
Perulangan atau biasa disebut juga looping sangat sering digunakan dalam bahasa program, dengan adanya ini ketika kita ingin membuat banyak kondisi maka gunakanlah perulangan agar kode menjadi lebih praktis dan mudah. Terdapat tiga perulangan yaitu perulangan For, perulangan While, dan perulangan Do-While.
Dalam perulangan terdapat tiga hal yang diperlukan yaitu :
1. Kondisi Awal atau bisa disebut juga sebagai inisialisasi.
2. Syarat Kondisi, yang diperlukan agar suatu perulangan berhenti.
3. Iterasi, suatu syarat bagaimana suatu kondisi berjalan yaitu bertambah atau berkurang. (onestringlab.com/pengulangan-pada-bahasa-c/)
1. Perulangan For
Perulangan for adalah perulangan yang simple dan banyak digunakan karena strukturnya yang mudah dipahami, berikut adalah cara untuk mendeklarasikan perulangan For :
for(kondisi awal; syarat kondisi; iterasi)
{
pernyataan atau statement;
}
Berikut adalah contoh program penjumlahan menggunakan perulangan For :
#include <stdio.h>
int main()
{
int jumlah=0, N, i;
for(i=0; i<5; i++)
{
printf("Masukkan Bilangan : "); scanf("%d", &N);
jumlah = jumlah+N;
printf("Jumlahnya adalah : %d\n", jumlah);
}
return 0;
}
2. Perulangan While
Dalam perulangan while, pada prosesnya harus membuat variabel dengan nilai sebagai kondisi awal, lalu memerlukan syarat kondisi terlebih dahulu untuk melakukan looping dan diakhir kondisi diberikan iterasi.
kondisi awal
while(syarat kondisi)
{
statement;
iterasi;
}
Berikut adalah contoh program penjumlahan menggunakan perulangan While :
#include <stdio.h>
int main()
{
int i=0, N, jumlah=0;
while(i<5)
{
printf("Masukkan Bilangan : "); scanf("%d",&N);
jumlah = jumlah + N;
printf("Jumlahnya adalah %d\n", jumlah);
i++;
}
return 0;
}
3. Perulangan Do-While
Sedangkan pada perulangan Do-While, perulangan ini melakukan terlebih dahulu perulangan lalu membaca syarat kondisinya, perhatikan struktur Do-While berikut :
kondisi awal
do
{
statement;
iterasi;
} while(syarat kondisi);
Berikut adalah contoh program penjumlahan menggunakan perulangan Do-While :
#include <stdio.h>
int main()
{
int i=0,N,jumlah=0;
do
{
printf("Masukkan Bilangan : "); scanf("%d",&N);
jumlah += N;
printf("Jumlahnya adalah %d\n", jumlah);
i++;
} while (i<5);
return 0;
}
{
#include <stdio.h>
int main()
{
int jumlah=0, N, i;
for(i=0; i<5; i++)
{
printf("Masukkan Bilangan : "); scanf("%d", &N);
jumlah = jumlah+N;
printf("Jumlahnya adalah : %d\n", jumlah);
}
return 0;
}
kondisi awal
while(syarat kondisi)
{
statement;
iterasi;
}
Berikut adalah contoh program penjumlahan menggunakan perulangan While :
#include <stdio.h>
int main()
{
int i=0, N, jumlah=0;
while(i<5)
{
printf("Masukkan Bilangan : "); scanf("%d",&N);
jumlah = jumlah + N;
printf("Jumlahnya adalah %d\n", jumlah);
i++;
}
return 0;
}
3. Perulangan Do-While
Sedangkan pada perulangan Do-While, perulangan ini melakukan terlebih dahulu perulangan lalu membaca syarat kondisinya, perhatikan struktur Do-While berikut :
kondisi awal
do
{
statement;
iterasi;
} while(syarat kondisi);
Berikut adalah contoh program penjumlahan menggunakan perulangan Do-While :
#include <stdio.h>
int main()
{
int i=0,N,jumlah=0;
do
{
printf("Masukkan Bilangan : "); scanf("%d",&N);
jumlah += N;
printf("Jumlahnya adalah %d\n", jumlah);
i++;
} while (i<5);
return 0;
}
Komentar
Posting Komentar