Langsung ke konten utama

Label

Pengenalan ERD (Entity Relationship Diagram)


1.     Pengertian Relasional

Relasional adalah jenis Data Base Management System yang memberikan penggambaran yang jelas tentang hubungan suatu tabel dengan tabel yang lain bisa dilakukan. Relasional data ini sebuah software komputer yang digunakan untuk membuat, menyunting dan manajemen basis data yang telah mendukung skema relational.
Relasi menurut George Hillery jr. relasi adalah sekelompok orang yang tinggal didaerah tertentu yang memiliki hubungan interaksi satu samal lain yang menjadikan kelompok itu saling mengenal satu sama lain dalam sebuah lingkungan kelompok manusia tersebut. 

2.     Pengertian Primary Key dan Foreign Key

Primary Key merupakan suatu atribut yang dijadikan identitas atau kunci pada sebuah tabel. Primary Key pada sebuah tabel hanya ada 1. Bila Primary key tabel A berada pada tabel B, maka primary key tersebut dinamakan Foreign Key.

3.     Hal yang disiapkan membuat ERD

            Beberapa istilah data yang umumnya ditemui :
      1. Entitas
Entitas adalah objek yang direkam sebagai data di dalam konsep database sendiri, jadi entity ini merujuk pada object yang hendak dijadikan data yang akan disimpan (bukan nama tabel atau field), sebagai contoh dalam entity perpustakaan yaitu buku, penerbit, pengarang, dsb.
     2. Attribute (atribut)
Atribut adalah karakteristik dari entitas tersebut.
     3. Key
Primary merupakan suatu atribut yang dijadikan identitas atau kunci pada sebuah tabel. Primary Key pada sebuah tabel hanya ada 1. Bila Primary key tabel A berada pada tabel B, maka primary key tersebut dinamakan Foreign Key.
     4.  Kardinalitas
Adalah ukuran keunikan data pada kolom tertentu dari suatu table database. Pengukuran kardinalitas didasarkan pada perbandingan jumlah row yang unik pada kolom terhadap jumlah keseluruhan row.
     5. Relasional
Yang memberikan penggambaran yang jelas tentang hubungan suatu tabel dengan tabel yang lain bisa dilakukan. Relasional data ini sebuah software komputer yang digunakan untuk membuat, menyunting dan manajemen basis data yang telah mendukung skema relational.

4.     Jenis-jenis  Kardinalitas

      Secara umum ada 3 jenis database relasional yaitu :
    a.     One to One (1 to 1/ satu ke satu)
Merupakan setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan dengan  1 entitas pada himpunan entitas B dan begitu juga sebaliknya.
    b.     One to Many (1 to N/satu ke Banyak)
Setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, tetapi tidak sebaliknya.
    c.     Many to One
Banayak entitas pada himpunan entitas A  berhubungan dengan 1 entitas pada himpunan entitas B.
    d.     Many to many (n to m/ Banyak ke Banyak)
Setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, dan sebaliknya.

5.     Keunggulan dari relasional

      1.     Efisiensi dari pengambilan dan request serta transmisi data
    2.     Kelebihan dari penggunaan sistem basis data yang pertama adalah munculnya sebuah efisiensi dari proses lalu lintas data di dalam sebuah sistem, ataupun sebuah jaringan. Dengan menggunakan sebuah sistem basis data, maka proses request, proses transmisi, dan juga proses penerimaan data akan menjadi jauh lebih cepat dan juga efisien. Hal ini tentu saja akan sangat membantu siapa saja yang menggunakan sistem basis data menjadi lebih mudah dan juga menjadi lebih cepat dalam memperoleh informasi.
      3.     Data yang digunakan bisa digunakan dan dimanfaatkan oleh banyak pihak
    4.     Basis data yang tersimpan di dalam sebuah bank data ataupun server hanya akan bisa diakses oleh administrator server saja apabila tidak diimplementaskan dalam sebuah sistem basis data. Hal ini tentu saja sangat mempersempit fungsi utama dari data yang berada pada basis data tersebut.
    5.     Dengan adanya sistem basis data, maka seluruh data yang terdapat di dalam bank data ataupun server bisa dilanjutkan dan diatur sedemikian rupa, agar bisa dimanfaatkan oleh berbagai pihak, termasuk user. Jadi, dengan adanya sistem basis data ini, seluruh data dan juga informasi yang terdapat pada basis data tidak akan menjadi mubazir, dan bisa dimanfaatkan oleh siapapun yang membutuhkannya.
      6.     Pengontrolan dan pengawasan terhadap data yang terpusat
      7.     Efisiensi storage, dan ruang penyimpanan, baik fisik dan juga virtual
      8.     Selain itu, dengan adanya sistem basis data yang baik, anda tidak perlu menyimpan data – data secara fisik, misalnya bon hasil penjualan, ataupun data fisik lainnya yang dapat membuat gudang anda menjadi penuh dengan arsip.

6.     Kekurangan dari relasional

       1. Penggunaan space pada penyimpanan relatif tinggi
Data yang terpisah pisah namun terhubung satu dengan yang lainnya tentu akan membutuhkan space penyimpanan yang lebih tinggi daripada data yang hanya tersimpan menjadi satu bagian. Data yang terpisah pisah tersebut apalagi memiliki kemungkinan untuk digunakan dengan operasi join yang menggabung gabungkan data menjadi satu sehingga kecepatan write dan read pada space penyimpanan menjadi sangat berpengaruh. Apalagi jika didalam data terdapat tipe data yang tidak dapat dikategorisasikan di dalam database relasional seperti data gambar, data music, dan data multimedia lainnya yang perlu disimpan. membuat semakain bertambahnya space yang diperlukan jika menggunakan database relasional untuk menyimpan data data ini.
     2.     Kemampuan komputasi yang dibutuhkan relatif tinggi
Database relasional menyembunyikan kekomplekskan penggunaan aljabar dan juga kalkulus dari sisi pengguna. Penggunaan database relational akan membutuhkan tingkat komputasi yang tinggi karena pada setiap operasi yang dilakukan. berbagai komputasi untuk dapat merelasikan antara data pada tabel satu dengan data pada tabel yang lainnya juga perlu dilakukan.
  3. Ekstrasi dari data relatif lambat
Perbandingan kecepatan ekstrasi data antara database relasional dan tipe database lainnya cenderung lebih lambat. Data yang diorganisir secara hirarki tentu lebih cepat diekstrasi daripada data yang perlu di ekstrak dengan direlasikan dahulu dengan tabel data lainnya.
     4.     Diperlukan pemahaman yang baik tentang perancangan desain database 
relasional
Kemudahan pada penggunaan dan perancangan database relasional dapat menjadi boomerang untuk keperluan yang tingkatannya lebih tinggi. Seorang perancang database relasional yang tidak tahu dengan bagaimana cara data nya direlasikan dapat membuat sebuah database relational dengan desain yang buruk dan membuat performa dari ekstrasi maupun penyimpanan database menjadi buruk juga.
   5. Terbatasnya struktur database
Pada saat perancangan database, diperlukan pengaturan berupa batasan panjang dari data. jika terdapat kesalahan perancangan seperti jumlah panjang data yang dispesifikan lebih pendek dari panjang data yang akan disimpan, data akan otomatis dipoting dan ini merupakan hal yang tidak diinginkan.
    6. Terisolasinya data
Pada penerapannya, database relasional yang komplesk seringkali berubah menjadi semacam sebuah pulau pulau informasi, dimana akan sangat sulit sekali untuk melakukan sharing informasi dari sistem besar semacam ini ke sistem besar lainnya

7.     Struktur dasar basis data relasional :

       1)     Relasional Database Management System (RDBMS) beroperasi pada lingkungan logika          manusia.
       2)     Basisdata relasional diasumsikan sebagai sekumpulan tabel-tabel.
       3)     Setiap tabel terdiri dari serangkaian per-potongan baris/kolom
       4)     Tabel-tabel (atau relasi) terhubung satu dengan lainnya menggunakan entitas tertentu                yang digunakan secara bersama
       5)     Tipe hubungan seringkali ditunjukkan dalam suatu skema
       6)     Setiap tabel menghasilkan data yang lengkap dan kebebasan struktur.

8.     Tujuan Model Data Relasional

                  1.     Untuk mengatasi ketidak konsistenan dan duplikasi data dengan menggunakan konsep                           normalisasi untuk meningkatkan kemampuan akses data.
                  2.     Untuk menekankan kemandirian data.

9.     Karakteristik Model Data Relasional

      1. Satu Bahasa digunakan untuk semua pemakai
      2. Data dihubungkan melalui nilai data
                  3.  Struktur Tabular
           10.  Langkah – langkah pembuatan ERD
                 Mengidentifikasikan dan menetapkan seluruh himpunan entitas yang akan  terlibat.
1.     Menentukan atribut-atribut key dari masing-masing himpunan entitas.
2.     Mengidentifikasikan dan menetapkan seluruh himpunan relasi diantara himpunan entitas yang ada beserta foreign key-nya.
3.     Menentukan derajat dan cardinality rasio relasi untuk setiap himpunan relasi
                        Melengkapi himpunan relasi dengan atribut-atribut yang bukan   
                        kunci (non-key).
4.     Lihat kembali ERD yang dibuat apakah masih perlu refinement (penghalusan) dengan generalisasi-spesialisasi, agregasi, batasan relasi  

11. ERD





Komentar

Postingan populer dari blog ini

INSTALL SSH SERVER

  Ketikan Perintah   apt-get install ssh Ketikan Perintah  nano /etc/ssh/sshd_config dan tampilan awalnya akan seperti ini : Pada PermitRootLogin diatur sesuai keinginan. Apabila menginginkan akses root pada ssh maka ketik yes dan apabila tidak ketik no Setelah itu masuk keputty lalu ketikkan ip ssh kita. jika berhasil masuk maka berhasil

INSTALL MAIL SERVER

  Mail server adalah aplikasi yang digunakan untuk mengirimkan e-mail. Sesuai dengan namanya sever mail yang merupakan pusan kendali e-mail, mail server senantiasa menerima pesan dari e-mail client yang berasal dari client, atau bahkan dari server e-mail lain.   Mail Serve biasanya dikelola oleh seorang yang biasanya dipanggil postmaster . Tugas dari postmaster adalah mengelola account, memonitor kinerja server, dan tugas administratif lainnya.   Proses pengiriman e-mail malalui tahapan yang sedikit panjang. Saat e-mail di kirim, maka e-mail tersebut disimpan pada mail server menjadi satu file berdasarkan tujuan e-mail. File ini berisi informasi sumber dan tujuan, serta dilengkapi tanggal dan waktu pengiriman. Pada saat user membaca e-mail berarti user telah mengakses server e-mail dan membaca file yang tersimpan dalam server yang di tampilkan melalui browser user. apt-get install postfix courier-imap courier-pop kemudian akan muncul tampilan di bawah ini cd /e...

JENIS - JENIS ANCAMAN DARI CYBER CRIME

1. Cybercrime                    Perbuatan melawan hukum yang dilakukan dengan menggunakan internet yang berbasis pada kecanggihan teknologi komputer dan telekomunikasi ( (Teguh Wahyono, S. Kom, 2006 ) 2. Karakteristik unik Kejahatan bidang TI u Ruang Lingkup kejahatan     B ersifat global (melintasi batas negara) menyebabkan sulit menentukan    yuridiksi  hukum negara mana yang berlaku terhadapnya.     Sifat Kejahatan Tidak menimbulkan kekacauan yang mudah terlihat (non-violence), sehingga ketakutan terhadap kejahatan tersebut tidak mudah timbul. u Pelaku Kejahatan Pelaku kejahatan ini tidak mudah didentifikasi, namun memiliki ciri khusus yaitu    pelakunya menguasai penggunaan internet / komputer. u Modus Kejahatan   Modus kejahatan hanya dapat dimengerti oleh orang yang mengerti dan     menguasai bidang teknologi informasi. u Jenis Kerugian Kerugian...